Forum SMAN 3 Bandar Lampung
Belum punya akun ??
Jika sudah Terdaftar disini.
Tekan LOGIN, isikan nama USERNAME kamu dan PASSWORD kamu.
lalu tekan login.
Bila belum Tekan PENDAFTARAN lalu pilih USERNAME kamu dan PASSWORD kamu lalu masukan email kamu dan tahun Angkatan kamu.
Setelah itu kamu telah dapat login ke forum ini.
bila kamu masih binggung Baca disini terlebih dahulu



 
IndeksIndeks  CalendarCalendar  FAQFAQ  PencarianPencarian  AnggotaAnggota  PendaftaranPendaftaran  LoginLogin  
Login
Username:
Password:
Login otomatis: 
:: Lupa password?
Latest topics
» KIR angkatan 21
Sat Jan 04, 2014 10:33 am by arinaldibariyus

» (XII IPA 2) Sains 2 of SMANTA
Sat Jun 29, 2013 3:01 pm by rikydika

» Sukses Jadi Mahasiswa Baru
Fri Jul 13, 2012 6:59 pm by Admin

» Benda-benda di Rumah yang Bisa Bikin Kanker
Mon Jul 02, 2012 9:25 am by Admin

» Naburo saingannya Naruto ???
Sun Jun 03, 2012 10:17 am by suryakubiwa

» mari kemari agan-agan dan sekalian angkatan 2005
Sun Jun 03, 2012 10:02 am by suryakubiwa

» Modem Di Bawah Rp100 Ribu, Tarif Rp10 Ribu
Fri Jun 01, 2012 8:29 pm by robbie

» Guru yang PALING BERKESAN
Thu May 31, 2012 9:09 pm by robbie

» Angkatan 2012 Lulus dengan 100%
Thu May 31, 2012 9:06 pm by robbie

» :: Chit Chat ::
Thu May 24, 2012 6:16 pm by achi

Top posters
robbie
 
achi
 
anggar
 
dandy_cupluq
 
febrianditra
 
Admin
 
mikha08
 
lambedawa
 
Adji A. Fauzi
 
surya_uyak
 
Pencarian
 
 

Display results as :
 
Rechercher Advanced Search

Share | 
 

 Wah! Asap Cair untuk Pengawet Makanan

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down 
PengirimMessage
robbie
Master
Master
avatar

Age : 28
Kelulusan Tahun : 2008
Lokasi : Jakarta
Join date : 30.01.10
Jumlah posting : 893

PostSubyek: Wah! Asap Cair untuk Pengawet Makanan   Fri Jul 22, 2011 8:17 pm


BANDA ACEH, KOMPAS.com – Bingung mencari bahan pengawet makanan yang alami? Aceh Development Fund (ADF) bersama mitranya akan membangun pabrik asap cair di Gampong Beunyot, Kecamatan Juli, Kabupaten Bireuen, melalui program Teknologi Ramah Lingkungan untuk Industri Proses Perikanan (Terapan).

Asap cair adalah cairan yang dihasilkan dari pembakaran tanpa oksigen (pirolisis) yang diembunkan. Sedangkan, pirolisis adalah reaksi pembentukan secara fisika dengan kaedah pembakaran tidak sempurna.

Umi Fathanah, Koordinator Industri Asap Cair mengatakan, pabrik asap cair itu membutuhkan bahan baku tempurung kelapa sebanyak 1.200 kilogram dan sekitar 1 sampai 1,5 meter kayu kubik perhari untuk bahan bakar. “Dari hasil pembakaran, nanti akan diperoleh produk 400 liter asap cair, 120 liter tar dan 400 kilogram arang dalam sehari,” kata Umi, Jumat (22/7/2011).

Asap cair yang diproduksi dari pabrik itu ada tiga jenis yaitu grade 1, grade 2, dan grade 3. Asap cair grade 1 digunakan untuk pengawet makanan siap saji seperti mie, baso, tahu dan lain-lain. Asap cair grade 2 dapat dipakai sebagai bahan pengawet ikan basah. Sedangkan, asap cair grade 3 bisa dipakai untuk penggumpal lateks.

“Kita berharap masyarakat memakai asap cair, terutama untuk mengawetkan ikan basah dan berbagai jenis makanan siap saji lain karena asap cair berasal dari bahan yang alami dan aman bagi kesehatan,” katanya.

Selama ini, sebagian masyarakat menggunakan formalin untuk mengawetkan ikan basah dan makanan siap saji padahal sangat berbahaya bagi kesehatan.

Selain itu, produk arang yang dihasilkan dari pembakaran dapat digunakan untuk bahan baku pembuatan arang aktif, pedagang sate atau warga yang memanfaatkan arang dalam kesehariannya.

Sedangkan, tar bisa dipakai untuk kayu meubel sebagai bahan antirayap. “Jadi, semua yang dihasilkan dari industri asap cair itu bisa dimanfaatkan dan bernilai ekonomis,” kata Umi.

Sementara itu, Program Manajer Terapan, Faisal Hadi, mengatakan, total dana yang dianggarkan untuk pembangunan pabrik itu senilai Rp2,3 milyar, termasuk untuk peralatan mesin produksi asap cair dan program pelatihan. Dana untuk membangun semua kegiatan tersebut bersumber dari hibah Multi Donor Fund (MDF) melalui proyek Fasilitas Pembiayaan Pembangunan Ekonomi (EDFF).

Pabrik itu nanti menjadi milik Badan Usaha Milik Gampong (BUMG), dengan pengelola direkrut sesuai spesifikasi dan kualifikasi di bagian posisi pekerjaan yang dijalankan. “Pengelolaannya juga dimungkinkan bekerja sama dengan pihak swasta secara profesional,” kata Faisal.

*kompas

woww... teknologi semakin maju.
berkeringat 2

semoga gk ada formalin-formalin lagi dimakanan kesel

_________________
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user http://robyerlangga.blogspot.com/
 
Wah! Asap Cair untuk Pengawet Makanan
Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas 
Halaman 1 dari 1

Permissions in this forum:Anda tidak dapat menjawab topik
Forum SMAN 3 Bandar Lampung :: Other ::  :: Ragam Informasi-
Navigasi: